fordiletante

Archive for April, 2008|Monthly archive page

Kebudayaan Posmodern Menurut Jean Baudrillard

In social theory on April 15, 2008 at 1:51 am

Oleh Medhy Aginta Hidayat

Pendahuluan

A. Latar Belakang Masalah

Tepat pukul 15.30, tanggal 15 Juli 1972, kompleks bangunan perumahan Pruitt Igoe St. Louis, Missouri, diledakkan. Kompleks bangunan yang dirancang dengan konsep arsitektur modern ortodoks oleh arsitek Jepang, Minoru Yamasaki pada tahun 1950 itu diledakkan karena dianggap sudah tidak lagi fungsional. Kerusakan konstruksi, pencurian listrik dan air, tunggakan kontrakan yang besar, vandalisme graffiti, wall painting dan pornographic painting yang dilakukan para penghuninya dianggap sudah kelewat batas. Hancurnya bangunan Pruitt Igoe yang merepresentasikan konsep arsitektur modern dengan karakter ruang isotropis, homogen, monoton, anti-ornamen, anti-metafor, anti-humor, mono-simbolik, dan berestetika mesin sekaligus menandai kematian era arsitektur modern dan segera lahirnya sebuah era baru: era arsitektur postmodern. Arsitektur postmodern, yang disuarakan oleh Charles Jenks, Heinrich Klotz dan Robert Venturi, hanyalah salah satu interpretasi wacana estetis-filosofis yang saat itu sedang membentuk dirinya: postmodernisme. Postmodernisme adalah wacana kesadaran yang mencoba mempertanyakan kembali batas-batas, implikasi dan realisasi asumsi-asumsi modernisme; kegairahan untuk memperluas cakrawala estetika, tanda dan kode seni modern; wacana kebudayaan yang ditandai dengan kejayaan kapitalisme, penyebaran informasi dan teknologi secara massif, meledaknya konsumerisme, lahirnya realitas semu, dunia hiperrealitas dan simulasi, serta tumbangnya nilai-guna dan nilai-tukar oleh nilai-tanda dan nilai-simbol. Read the rest of this entry »

Advertisements

Seorang Sahabat, Wiji Thukul

In heroes on April 15, 2008 at 1:47 am

Oleh: Linda Christanty

15.34, Selasa, 23 Juni 1998

MARCEL tidak kembali juga. Dia seperti serpihan dari pesawat luar angkasa yang meledak di ruang hampa, lepas dari jangkauan grafitasi bumi. Hilang. Begitu pula, Sadeli. Kata H, menurut Mulya Loebis, Sadeli mungkin sudah dieksekusi. Jati dan Reza sudah kembali. Nezar, Aan, dan Mugi bebas bersyarat. Kata beberapa kawan, Marcel disembunyikan para pastor di Filipina. Tapi, aku tidak percaya. Menurut kawan-kawan, dia hilang di Tangerang (setelah bertemu A). Aku pernah sekali melihat ibunya muncul di televisi. Sepasang mata perempuan itu redup berair. Bagaimana ia bisa memahat sepasang mata yang selalu bersinar dan terus-terang pada wajah putranya? N sempat bercerita tentang 103 mayat korban penembakan serta penganiayaan yang mengambang di Kali Bekasi, beberapa waktu setelah kasus penembakan 12 mahasiswa Trisakti. Berita ini ditayangkan Horison. Apakah mereka berdua ada di antara mayat-mayat itu? Read the rest of this entry »

Society of Control

In social analysis on April 15, 2008 at 1:44 am

by Gilles Deleuze

I. Historical

Foucault located the disciplinary societies in the eighteenth and nineteenth centuries; they reach their height at the outset of the twentieth. They initiate the organization of vast spaces of enclosure. The individual never ceases passing from one closed environment to another, each having its own laws: first the family; then the school (“you are no longer in your family”); then the barracks (“you are no longer at school”); then the factory; from time to time the hospital; possibly the prison, the preeminent instance of the enclosed environment. It’s the prison that serves as the analogical model: at the sight of some laborers, the heroine of Rossellini’s Europa ’51 could exclaim, “I thought I was seeing convicts.” Read the rest of this entry »

On The Psychology of Spiritual Movement

In psychology on April 15, 2008 at 1:42 am

by: Michael Rogge

Psychological group-mechanisms

Before introducing the subject I should like to make it clear that it is not meant to belittle members of spiritual movements. I am myself a member of one. That does not mean that we should close our eyes to the psychological processes that operate in them. If undiscovered they may well gnaw at their foundation, or steer the movement in a way the original founder never wanted to. Human beings, grouped together, are obeying unconsciously drives they are hardly aware of. Yet, associations of people are very necessary to reach a common goal or bring about something in the participants’ life. Their combined efforts create strength. Read the rest of this entry »